Menu

Mode Gelap
RIBUAN IKAN MATI MISTERIUS DI WADUK BEKAS TAMBANG SEMEN GRESIK TUBAN NAIK DRONE PULANG DARI SAWAH, AKSI PETANI TUBAN JADI VIRAL gallery baru Burung Pelatuk LAHAN KOSONG TERBAKAR, PETUGAS DAMKAR KERAHKAN 1 UNIT MOBIL DAMKAR UNTUK PADAMKAN API TERLINDAS TRUK, SEORANG PRIA PARUH BAYA TEWAS SAAT BERANGKAT CARI RUMPUT

News

RIBUAN IKAN MATI MISTERIUS DI WADUK BEKAS TAMBANG SEMEN GRESIK TUBAN

badge-check

Waduk Sunyi, Ikan Mati:

Misteri di Balik Bekas Tambang Semen Tuban

Tuban, Radarpanturanews.Com – Pagi itu, suasana Waduk bekas galian tambang Semen di Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, terasa berbeda. Air yang biasanya tenang dan menjadi tempat favorit memancing, kini berubah muram. Ribuan ikan mengapung di permukaan, tak lagi bergerak, menyisakan pemandangan yang mengusik hati.

Dari kejauhan sudah nampak jelas bagaimana ikan-ikan memenuhi permukaan waduk. Sebagian terombang-ambing, sebagian lain menepi, membentuk lapisan yang nyaris menutupi air. Tak ada riak kehidupan, hanya keheningan yang janggal.

Warga menyebut, tanda-tanda keanehan sebenarnya sudah terlihat sejak dua hari sebelumnya. Ikan-ikan tampak lemas, berenang lambat, seolah kehilangan tenaga. Namun siapa sangka, dalam waktu singkat, kondisi itu berubah menjadi kematian massal.

Jenis ikan yang mati didominasi nila dan mujair—ikan yang selama ini menjadi andalan para pemancing. Tak hanya ikan kecil, beberapa ikan berukuran besar juga ditemukan mengambang. Ukurannya yang tak biasa membuat warga semakin heran, sekaligus khawatir.

Kabar kematian ikan menyebar cepat. Puluhan warga berdatangan ke lokasi. Sebagian membawa ember dan jaring, memunguti ikan yang masih segar untuk dibawa pulang. Di sisi lain, ikan-ikan yang sudah membusuk dibiarkan mengapung di tepian, menimbulkan bau menyengat yang perlahan memenuhi udara.

“Saya lihat awalnya ikan-ikan itu seperti mabuk, cuma diam di permukaan. Besoknya sudah banyak yang mati,” ujar Warsidan (51), warga setempat.

Waduk seluas sekitar satu hektare dengan kedalaman mencapai 15 meter ini merupakan bekas galian tambang semen. Seiring waktu, tempat ini berubah menjadi ruang hidup baru—airnya dimanfaatkan, dan ikannya ditebar oleh warga. Bahkan, waduk ini sempat menjadi lokasi pemancingan favorit masyarakat sekitar.

Kini, wajah waduk itu berubah. Dari ruang rekreasi menjadi lokasi yang dipenuhi tanda tanya.

Belum ada kepastian mengenai penyebab kematian ribuan ikan tersebut. Dugaan sementara mengarah pada perubahan kualitas air atau faktor lingkungan lainnya. Namun hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak berwenang.

Di tengah bau menyengat dan air yang dipenuhi bangkai ikan, warga hanya bisa menunggu jawaban. Apa yang sebenarnya terjadi di waduk ini? Dan apakah fenomena ini akan terulang?

Pertanyaan itu masih menggantung di atas permukaan air yang kini tak lagi sama.(KT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

NAIK DRONE PULANG DARI SAWAH, AKSI PETANI TUBAN JADI VIRAL

7 Juli 2026 - 22:42 WIB

LAHAN KOSONG TERBAKAR, PETUGAS DAMKAR KERAHKAN 1 UNIT MOBIL DAMKAR UNTUK PADAMKAN API

23 Juli 2025 - 03:44 WIB

TERLINDAS TRUK, SEORANG PRIA PARUH BAYA TEWAS SAAT BERANGKAT CARI RUMPUT

18 Juli 2025 - 03:50 WIB

KOMPOR PORTABLE MELEDAK, SEBUAH RUMAH INDEKOST TERBAKAR

15 Juli 2025 - 02:19 WIB

SEEKOR ULAR COBRA MASUK RUMAH WARGA, EVAKUASI BERLANGSUNG DRAMATIS

12 Juli 2025 - 12:02 WIB

Trending di News